Share this Article now on :
Tubuhku kian terbakar panasnya mentari
Mendaki seluruh perjalanan
Menatap pada kehidupan yang buran dan
menyakitkan
Meski kali ini penuh borok dan luka
Terdampar aku di setiap bebatuan
Tanah kering kerontang
Mengharapkan datangnya liur hujan
Matahari mengirim api
Angin kencang menampar nyali
Mengiris dan mencabik-cabik
seorang diri
lihatlah bumi kita menjadi gersang
Tubuhnya yang terlanjur terbaring kaku
seolah di garang pada bara yang membakar
Anda sedang membaca artikel tentang Puisi Alam - Gersang dan anda bisa menemukan artikel Puisi Alam - Gersang ini dengan url http://cakrawalaclub.blogspot.com/2012/03/puisi-alam-gersang.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Puisi Alam - Gersang ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Puisi Alam - Gersang sebagai sumbernya.Dan baca juga Privacy Policy DeeJayHan-Blog dengan url http://deejayhan.blogspot.com/2011/11/shell-collection.html.
Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99480 Orang